Rek ayo rek rame rame bebarengan
Cak ayo cak sopo gelem melu aku
Cak ayo cak nggolek kenalan cah ayu
reffrain :
Ngalor ngidul liwat toko ngumbah moto
Masio mung senggal senggol ati lego
Sopo ngerti nasib Awak lagi mujur
Kenal anake sing dodol rujak cingur
Jok dipikir Angger podho gelem mlaku
Jok dipikir angger podho gak duwe sangu
Mangan tahu jok dicampur nganggo timun
Malam minggu jok podho digawe nglamun
Artinya :
Rek ayo rek, jalan jalan ke Tunjungan (pusat perbelanjaan)
Rek ayo rek, ramai ramai bersama-sama
Cak ayo cak, siapa mau ikut aku?
Cak ayo cak, cari kenalan cewek cantik
(Berjalan-jalan) ke utara, ke selatan, melewati pertokoan (untuk) cuci mata
Meski hanya bersenggolan - dengan cewek cantik (tapi membuat) hati lega
Siapa tahu nasib badan sedang mujur
(Bisa) Berkenalan dengan anak penjual rujak cingur
Jangan terlalu dipikir, asalkan mau berjalan (bersama-sama)
Jangan terlalu dipikir meski sama-sama tidak punya (uang) saku
Makan tahu jangan dicampur dengan timun
Malam minggu jangan hanya dibuat melamun.
* Dalam lagu ini kata “Rek”,
panggilan sesama teman laki-laki/perempuan
Orang Surabaya lebih sering menggunakan partikel "rek"
sebagai ciri khas mereka. Partikel ini berasal dari kata "arek", yang
dalam dialek Surabaya menggantikan kata "bocah" (anak) dalam bahasa
Jawa standar.
·
"arek" berarti "anak" (bahasa Jawa standar: bocah);
· "cak"
berarti "mas" atau "kakak laki-laki" (bahasa Jawa standar:
mas);